Peran, Fungsi dan Cakupan Kawasan


Peran dan Fungsi Rencana Tata Ruang Kawasan Perbatasan Negara
3
Rencana Tata Ruang Kawasan Perbatasan Negara berperan sebagai alat operasionalisasi Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional dan sebagai alat koordinasi pelaksanaan pembangunan di Kawasan Perbatasan Negara.
4
Rencana Tata Ruang Kawasan Perbatasan Negara berfungsi sebagai pedoman untuk:
a. penyusunan rencana pembangunan di Kawasan Perbatasan Negara;
b. pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang di Kawasan Perbatasan Negara;
c. perwujudan keterpaduan, keterkaitan, dan keseimbangan perkembangan antarwilayah kabupaten/kota, serta keserasian antarsektor di Kawasan Perbatasan Negara;
d. penetapan lokasi dan fungsi ruang untuk investasi di Kawasan
Perbatasan Negara;
e. penataan ruang wilayah provinsi dan kabupaten/kota di Kawasan
Perbatasan Negara;
f. pengelolaan Kawasan Perbatasan Negara; dan
g. perwujudan keterpaduan rencana pengembangan Kawasan Perbatasan
Negara dengan kawasan sekitarnya.
Bagian Kedua
Cakupan Kawasan Perbatasan Negara
5
(1) Kawasan Perbatasan Negara mencakup kawasan perbatasan di darat dan kawasan perbatasan di laut.
(2) Kawasan perbatasan di darat (1) meliputi kawasan yang berada di distrik pada sisi dalam sepanjang batas Wilayah Negara Indonesia dengan Negara Papua Nugini.
(3) Kawasan perbatasan di laut (1) meliputi kawasan sisi dalam garis batas yurisdiksi, garis Batas Laut Teritorial dalam hal tidak ada batas yurisdiksi, dan/atau Garis Batas Klaim Maksimum dalam hal garis batas negara belum disepakati dengan negara Palau, hingga garis pantai termasuk:
a. distrik yang memiliki garis pantai tersebut; atau b. seluruh distrik pada gugus kepulauan,
atau hingga perairan dengan jarak 24 mil laut dari garis pangkal kepulauan.
(4) Kawasan perbatasan di darat dan kawasan perbatasan di laut sebagaimana dimasud pada (2) dan (3) terdiri atas:
a. 5 (lima) distrik yang meliputi Distrik Mimika Barat, Distrik Mimika Timur Tengah, Distrik Mimika Timur, Distrik Mimika Timur Jauh, dan Distrik Jita di Kabupaten Mimika;
b. 5 (lima) distrik yang meliputi Distrik Sawaerma, Distrik Agats, Distrik
Atsy, Distrik Fayit, dan Distrik Pantai Kasuari di Kabupaten Asmat;
c. 2 (dua) distrik yang meliputi di Distrik Minyamur dan Distrik
Nambiomanbapai di Kabupaten Mappi;
d. 13 (tiga belas) distrik yang meliputi Distrik Ilwayab, Distrik Tabonji, Distrik Waan, Distrik Kimaam, Distrik Tubang, Distrik Okaba, Distrik Malind, Distrik Semangga, Distrik Merauke, Distrik Naukenjerai, Distrik Sota, Distrik Elikobel, dan Distrik Ulilin di Kabupaten Merauke;
e. 6 (enam) distrik yang meliputi Distrik Jair, Distrik Mindiptana, Distrik Kombut, Distrik Waropko, Distrik Ambatkwi, dan Distrik Mandobo di Kabupaten Boven Digoel;
f. 8 (delapan) distrik yang meliputi Distrik Iwur, Distrik Tarub, Distrik Oksibil, Distrik Oksamol, Distrik Kiwirok Timur, Distrik Batom, Distrik Mofinop, dan Distrik Murkim di Kabupaten Pegunungan Bintang;
g. 5 (lima) distrik yang meliputi Distrik Arso, Distrik Towe, Distrik
Senggi, Distrik Waris, Distrik Arso Timur di Kabupaten Keerom;
h. 4 (empat) distrik yang meliputi Distrik Muaratami, Distrik Abepura, Distrik Jayapura Selatan, dan Distrik Jayapura Utara di Kota Jayapura;
i. 8 (delapan) distrik yang meliputi Distrik Sentani, Distrik Ravenirara, Distrik Sentani Timur, Distrik Waibu, Distrik Sentani Barat, Distrik Depapre, Distrik Yokari, dan Distrik Demta di Kabupaten Jayapura;
j. 7 (tujuh) distrik yang meliputi Distrik Bonggo, Distrik Pantai Timur, Distrik Tor Atas, Distrik Sarmi Timur, Distrik Sarmi Selatan, Distrik Sarmi Kota, dan Distrik Pantai Barat di Kabupaten Sarmi;
k. 2 (dua) distrik yang meliputi Distrik Mamberamo Hilir dan Distrik
Sawai di Kabupaten Mamberamo Raya;
l. 16 (enam belas) distrik yang meliputi Distrik Bruyadori, Distrik Aimando, Distrik Padaido, Distrik Biak Timur, Distrik Biak Kota, Distrik Oridek, Distrik Samofa, Distrik Biak Utara, Distrik Andey Dalam, Distrik Yawosi, Distrik Warsa, Distrik Bondifuar, Distrik Orkeri, Distrik Numfor Barat, Distrik Numfor Timur, dan Distrik Poiru di Kabupaten Biak Numfor;
m. 4 (empat) distrik yang meliputi Distrik Supiori Timur, Distrik Supiori
Utara, Distrik Supiori Barat, dan Distrik Aruri di Kabupaten Supiori;
n. Laut Teritorial Indonesia di Samudra Pasifik dan Laut Arafura;
o. Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia di Samudra Pasifik dan Laut
Arafura; dan
p. Landas Kontinen Indonesia di Samudra Pasifik dan Laut Arafura.